Bagi Anda yang memiliki blog dan ingin mengisi blog dengan cara yang mudah tanpa akses melalui site blogger. Cukup dengan melalui mobile device Anda juga sudah bisa. Caranya..
1. Masuk ke blogger Anda, sign in
2. Masuk ke menu pengaturan / atau Setting
3. Masuk ke menu Email & Seluler
4. Di option: "Alamat pengeposan lewat email" akan muncul email address yang Anda gunakan untuk akses blogger ini, namun di tengahnya Anda diminta untuk mengisi beberapa digit (min 4 character) yang merupakan kode rahasia Anda.
Misal: account Anda adalah abc, maka Anda akan diminta untuk mengisi abc.XXXX@blogger.com (XXXX adalah kode rahasia yang merupakan karakter yang perlu Anda isi)
5. Simpan
Nah, untuk memposting Anda cukup mengirim email dengan cara, (misal seperti contoh di atas) abc.qwer@blogger.com (misal XXXX adalah qwer). Subject akan menjadi judul, body akan menjadi isi.
Sederhana kan? Anda bisa memposting sampai dengan kapasitas 10MB. Selamat mencoba
Blog ini tentang kegiatan, pengalaman, dan pemikiranku. Mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Jumat, Januari 15, 2010
Sabtu, April 18, 2009
Bingung Kebanyakan Friend di FB?
Ha..ha..ha.. Judulnya keren sudah kayak iklan gitu ya.. Gitu deh.. Lha sudah lama gak ngisi blog soalnya tiap hari capek nge-fesbuk :). Ya udah sekalian aja ngisi disini soal fesbuk.Begini teman, setelah agak lama ikut situs pertemanan ini dan pren nya mulai banyak wuah bingung deh.. Waktu jadi gak efektif soalnya begitu log in susah mau cari status orang-orang yang memang dekat dan pengen kita tahu isi fesbuknya.
Saya sendiri gak pernah nolak kalo ada yang minta add, lha habis sudah dicantumkan dalam profile kalo mencari 'friendship', masak ya terus menolak kalo ada yang minta add.. Namanya gak konsisten dong :)
Masalahnya nih.. Kita kan pinginnya tahu soal perkembangan dari yang bener-bener friend kita.. Bukan berarti new friend gak akan bener-bener jadi friend.. But, it just a matter of time..
Lha kalo waktu kita sudah habis di kantor dan di rumah, so fb juga perlu dimanajemeni dong.. Biar epektif gitu lah.
Nah, bagi Anda yang sudah kebanyakan pren dan bingung karena jadi gak efektif kalo pas akses fb, ini sedikit tips buat me-manajemen-i pren Anda.
Tips nya.. Kelompokkan friend Anda dalam kategori-kategori. Misal temen SMP, Temen SMA, Temen Kuliah, Temen Kantor, Keluarga dll. Cara bikin kelompoknya?? Gampang..
Begini :
1. Buka friend list dari Menu Friends lalu pilih All Friends
2. Setelah tampil list dari All Friends buatlah kelompok kategori seperti yang saya sebut di atas dengan cara click Make a New List.
3. Isilah nama New List atau kelompok tersebut, misal Temen SMA
4. Buatlah semua kelompok yang diperlukan dengan mengulang langkah 2 dan 3 hingga semua kelompok sudah ready
5. Click lagi All Friends
6. Dari list semua Friends Anda pilih teman yang akan dimasukkan dalam kelompok yang sudah Anda buat dengan click di kotak friend Anda
7. Di sebelah View Friends ada drop down list, click lah drop down list tersebut, lalu pilih kelompok yang Anda assign untuk Friend tersebut. (Catatan: Anda bisa pilih lebih dari 1)
8. Di List akan tampak friend tersebut sudah di-assign untuk kelompok mana saja
Nah, waktu Anda baru log in dan masuk 'home' Anda. Di sebelah kiri akan tampak List dari Kelompok Anda tadi. Tinggal click mana yang ingin Anda 'pantau' kegiatan di fesbuknya :)
Selamat mencoba
Kamis, Maret 19, 2009
Tips First Aid Blackberry
Ngomong-ngomong soal blackberry.. Mumpung sekarang banyak yang pake, baik untuk gaya-gayaan atau yang memang butuh.. He..he.. Indonesia ini memang aneh ya.. Begitu gampang orang mengikuti trend.. Bayangkan aja.. kabarnya penjualan Blackberry thn 2008 paling banyak di Indonesia he..he.. Dulu waktu jamannya communicator juga gitu.. ck..ck..ck.. Yah.. Mudah-mudahan providernya bisa mempertahankan performance deh dengan bertambahnya pelanggan.
Nah kembali ke laptop kata Tukul.. ini tips bagi Anda pemakai blackberry, untuk pemakaian sehari-hari..
Tips ini sederhana saja.. Penyakitnya Blackberry nih.. mungkin Anda menemui 'keanehan'.. he..he.. bukan keanehan yang gimana gitu sih.. Cuma misal tahu-tahu tidak terima email, atau chat atau facebook Anda ngaco, atau gak dapat GPRS atau EDGE.
Coba Anda copot baterai lalu pasang lagi.. Kalau belum oke.. coba lagi copot baterai sekalian sama chip nya lalu pasang lagi..
Masih belum juga?? He..he.. ada temen pengalaman harus dicopot semuanya (baterai,chip) biarkan sekitar 10 menit lalu pasang lagi..
Nah bagi Anda yang sering naik pesawat keluar kota, kadang-kadang di tempat yang baru gagal untuk mendapatkan sinyal. Biasanya kegagalan terjadi karena tidak berhasilnya untuk update host routing table. Anda bisa melakukan :
1. Ke menu Options
2. Pilih Advanced options
3. Pilih Host Routing Table
4. Tekan Tombol menu (yang ada lambang BB)
5. Pilih Register now
Selamat mencoba ya :)
Nah kembali ke laptop kata Tukul.. ini tips bagi Anda pemakai blackberry, untuk pemakaian sehari-hari..
Tips ini sederhana saja.. Penyakitnya Blackberry nih.. mungkin Anda menemui 'keanehan'.. he..he.. bukan keanehan yang gimana gitu sih.. Cuma misal tahu-tahu tidak terima email, atau chat atau facebook Anda ngaco, atau gak dapat GPRS atau EDGE.
Coba Anda copot baterai lalu pasang lagi.. Kalau belum oke.. coba lagi copot baterai sekalian sama chip nya lalu pasang lagi..
Masih belum juga?? He..he.. ada temen pengalaman harus dicopot semuanya (baterai,chip) biarkan sekitar 10 menit lalu pasang lagi..
Nah bagi Anda yang sering naik pesawat keluar kota, kadang-kadang di tempat yang baru gagal untuk mendapatkan sinyal. Biasanya kegagalan terjadi karena tidak berhasilnya untuk update host routing table. Anda bisa melakukan :
1. Ke menu Options
2. Pilih Advanced options
3. Pilih Host Routing Table
4. Tekan Tombol menu (yang ada lambang BB)
5. Pilih Register now
Selamat mencoba ya :)
Minggu, Maret 08, 2009
BES server buat apa aja?
Bagi Anda yang berlangganan Blackberry BES (Blackberry Enterprise Service), tentunya ada BES server yang terhubung dengan email server di kantor Anda.
Nah rasanya sayang sekali kalau BES server ini hanya dipakai untuk email saja. Apalagi langganan BES lebih mahal dari BIS.
Anda bisa me-utilized BES server ini untuk memudahkan pekerjaan Anda di kantor. Tentu saja terlebih dahulu admin BES server Anda harus melakukan beberapa pekerjaan untuk setup di BES server.
Apa saja yang bisa ditambahkan ?
> Akses intranet
Dengan adanya BES server ini artinya intranet Anda bisa diakses melalui Blackberry. Admin BES server harus mensetup MDS (Mobile Data System) terlebih dahulu di BES server. Setelah tersetup, maka banyak yang bisa dikembangkan, misal saja :
- Akses ke aplikasi di internal Perusahaan (tentu saja perlu dibuat aplikasi yang bisa nyaman diakses melalui mobile device). Bisa dikembangkan dengan membuat summary report untuk para manager atau pengambil keputusan. Sebagai catatan browser yang digunakan adalah Blackberry browser
- Approval. Dengan approval melalui blackberry tentu saja memudahkan bagi para pengguna (yang biasanya bos-bos) untuk melakukan approval kapanpun dan dimanapun mereka berada
- Remote akses. Nah ini yang menarik bagi para admin seperti saya he.he.. kalo ada masalah di server atau network tinggal remote aja dari BB.. Asyik kan??
Nah rasanya sayang sekali kalau BES server ini hanya dipakai untuk email saja. Apalagi langganan BES lebih mahal dari BIS.
Anda bisa me-utilized BES server ini untuk memudahkan pekerjaan Anda di kantor. Tentu saja terlebih dahulu admin BES server Anda harus melakukan beberapa pekerjaan untuk setup di BES server.
Apa saja yang bisa ditambahkan ?
> Akses intranet
Dengan adanya BES server ini artinya intranet Anda bisa diakses melalui Blackberry. Admin BES server harus mensetup MDS (Mobile Data System) terlebih dahulu di BES server. Setelah tersetup, maka banyak yang bisa dikembangkan, misal saja :
- Akses ke aplikasi di internal Perusahaan (tentu saja perlu dibuat aplikasi yang bisa nyaman diakses melalui mobile device). Bisa dikembangkan dengan membuat summary report untuk para manager atau pengambil keputusan. Sebagai catatan browser yang digunakan adalah Blackberry browser
- Approval. Dengan approval melalui blackberry tentu saja memudahkan bagi para pengguna (yang biasanya bos-bos) untuk melakukan approval kapanpun dan dimanapun mereka berada
- Remote akses. Nah ini yang menarik bagi para admin seperti saya he.he.. kalo ada masalah di server atau network tinggal remote aja dari BB.. Asyik kan??
> Chat
Anda bisa memanfaatkan chat ke internal mailing system di Perusahaan. Tentu saja ini tergantung dari email system di Perusahaan Anda apakah sudah menyediakan fitur chat. Balik lagi, bagi admin BES, harus ada yang disetup di sana agar komunikasi chat untuk internal perusahaan bisa diakses melalui BB Anda
Minggu, Februari 01, 2009
Jurus Tendang PIN Blackberry
Bagi Anda yang ingin berganti operator layanan Blackberry, artikel berikut mungkin bermanfaat. Karena kode PIN yang sudah didaftarkan menggunakan salah satu provider tidak bisa secara langsung digunakan untuk provider lain.
Seperti kita tahu PIN adalah kode yang unique yang dimiliki oleh tiap handset BB. Kode ini digunakan untuk mendaftar ke blackberry.com untuk pembuatan account di BIS. Juga dengan kode ini Anda bisa berkomunikasi dengan pengguna Blackberry lain menggunakan Blackberry messager.
Gimana bisa tahu no PIN? Gampang.. Lihat aja di box nya :)
Atau Anda bisa juga melihatnya di menu Options->Status.
Nah Artikel ini saya ambil dari koran Surya, Minggu 25 Januari 2009.
Ingin ganti operator BB? Tapi merasa kesulitan untuk ganti PIN BB karenaurusan administrasi yang rumit? Berikut sembilan cara jitu untuk menendang PINBB operator lama :
1. Siapkan BlackBerry yang PIN BBnya mau ditendang. Masukkan kartu BB dan nyalakan.
2. Tunggu hingga proses start up selesai. Kemudian masuk ke option, lalu ke advanced option, terus klik host routing table
3. Setelah masuk Host Routing Table,pilih kode IDyang tercetak tebal. Berikutnya pilih register now.
4. Siapkan PC yang terhubung ke internet. Masuklah ke http://(operator).blackberry.com. Isi nama operatoryang sedang dipakai.
5. Login dengan login blackberry yang digunakan kartu tersebut
6. Biasanya akan keluar otomatis menu change handheld, pilih YES. Tetapi kalau belum, pilih link change device dan masukkan PIN BB yang mau ditendang
7. Seletah proses semua selesai,jangan lupa send service book.
8. Matikan BB sebentar. Kemudianlakukan kembali proses 1-7 pada BB asal.
9. Ketika seluruh proses sudah selesai dilakukan, berarti BB yang PIN lamanya ditendang sudah siap digunakan untuk operator lain.
Seperti kita tahu PIN adalah kode yang unique yang dimiliki oleh tiap handset BB. Kode ini digunakan untuk mendaftar ke blackberry.com untuk pembuatan account di BIS. Juga dengan kode ini Anda bisa berkomunikasi dengan pengguna Blackberry lain menggunakan Blackberry messager.
Gimana bisa tahu no PIN? Gampang.. Lihat aja di box nya :)
Atau Anda bisa juga melihatnya di menu Options->Status.
Nah Artikel ini saya ambil dari koran Surya, Minggu 25 Januari 2009.
Ingin ganti operator BB? Tapi merasa kesulitan untuk ganti PIN BB karenaurusan administrasi yang rumit? Berikut sembilan cara jitu untuk menendang PINBB operator lama :
1. Siapkan BlackBerry yang PIN BBnya mau ditendang. Masukkan kartu BB dan nyalakan.
2. Tunggu hingga proses start up selesai. Kemudian masuk ke option, lalu ke advanced option, terus klik host routing table
3. Setelah masuk Host Routing Table,pilih kode IDyang tercetak tebal. Berikutnya pilih register now.
4. Siapkan PC yang terhubung ke internet. Masuklah ke http://(operator).blackberry.com. Isi nama operatoryang sedang dipakai.
5. Login dengan login blackberry yang digunakan kartu tersebut
6. Biasanya akan keluar otomatis menu change handheld, pilih YES. Tetapi kalau belum, pilih link change device dan masukkan PIN BB yang mau ditendang
7. Seletah proses semua selesai,jangan lupa send service book.
8. Matikan BB sebentar. Kemudianlakukan kembali proses 1-7 pada BB asal.
9. Ketika seluruh proses sudah selesai dilakukan, berarti BB yang PIN lamanya ditendang sudah siap digunakan untuk operator lain.
Jumat, Januari 09, 2009
Transfer File ke Blackberry menggunakan Bluetooth
Bagi Anda pengguna Blackberry mungkin Anda pernah mengalami kesulitan untuk mengcopy file ke Blackberry Anda menggunakan bluetooth. Saya juga mengalami hal yang sama.
Kalau untuk transfer file ke device lain dari Blackberry oke-oke saja.. Tapi tidak sebaliknya. Seseorang yang saya tanya mengatakan bahwa itu salah satu cara Blackberry dalam hal menjaga tingkat 'security'nya. Terus terang saya tidak percaya, atau setidaknya tidak setuju. Lha wong kalau kita copy file pakai kabel ke handset Blackberry bisa kok..
Nah, oprek punya oprek ketemu deh solusinya :)
Intinya begini, untuk men-transfer file ke handset Blackberry caranya adalah :
- Lakukan pairing atas 2 device itu terlebih dahulu
- Jika sudah terjadi pairing file siap di transfer
- Lakukan 'Receive File Using Bluetooth' di Blackberry penerima terlebih dahulu sebelum sending file dari device source.
Lebih detil lihat selanjutnya..
Untuk bisa melakukan copy file dari BB dan sebaliknya, yang harus dilakukan pertama kali adalah melakukan 'pairing' dengan device lain sebagai destination pengiriman.
I. Lakukan 'pairing':
1. Aktifkan bluetooth dari device (destination) yang akan menerima file dari BB
2. Dari BB jalankan menu 'Manage Connection'
3. Beri tanda check (v) pada option Bluetooth
4. Jalankan menu ' Set Up Bluetooth'
5. Pilih 'Search for devices from here'
6. Click OK
7. Setelah searching devices, akan tampil device yang sudah aktif bluetooth-nya
8. Pilih device yang Anda pilih untuk destination
9. Di ' Enter numerik passkey ', masukkan angka (misal 123), tekan enter
10. Di BB tertulis 'Waiting for ..........' (dimana .......... adalah nama device bluetooth tujuan)
11. Di device tujuan masukkan passkey yang sama (kalau tadi dimasukkan 123, masukkan juga 123)
12. Kalau proses berhasil maka akan muncul tulisan ' Pairing with .... complete ' (... adalah nama device bluetooth tujuan)
II. Copy file dari device lain ke BB (termasuk dari BB ke BB)
1. Lakukan Pairing seperti cara I
2. Dari BB (destination), masuk ke menu Media
3. Click tombol Menu
4. Pilih Explore
5. Click tombol Menu
6. Pilih 'Receive Using Bluetooth'
7. Di BB (destination) keluar tulisan 'File Transfer - Waiting for connection'
8. Apabila source bukan BB lakukan Send using bluetooth sesuai prosedur di device tersebut
9. Apabila source adalah BB :
- Masuk menu Media
- Click tombol Menu
- Pilih Explore
- Pilih file yang akan dikirim
- Click tombol Menu
- Pilih 'Send using bluetooth'
- Tunggu sampai file terkirim
Penting !!
Perlu dicatat bahwa pengiriman file ke device BB (BB sebagai destination), urutannya BB tujuan harus Receive using bluetooth terlebih dahulu sebelum file ditransfer oleh device source. Jika tidak maka pengiriman akan gagal!
Untuk keamanan aktifkan bluetooth apabila dibutuhkan saja. Apabila sudah tidak dibutuhkan sebaiknya di-disable.
Cara disable bluetooth di BB:
1. Dari BB jalankan menu 'Manage Connection'
2. Hapus / hilangkan tanda check (v) pada option Bluetooth
Sebagai tambahan, supaya unique, Anda bisa mengganti 'device name' bluetooth BB Anda. Caranya:
1. Dari BB jalankan menu 'Manage Connection'
2. Pilih 'Set Up Bluetooth'
3. Tekan tombol Menu
4. Pilih Options
5. Ganti 'Device Name' dengan nama sesuai keinginan Anda
6. Tekan tombol Menu
7. Pilih Save
Selamat mencoba ya.. Semoga bermanfaat..
Kalau untuk transfer file ke device lain dari Blackberry oke-oke saja.. Tapi tidak sebaliknya. Seseorang yang saya tanya mengatakan bahwa itu salah satu cara Blackberry dalam hal menjaga tingkat 'security'nya. Terus terang saya tidak percaya, atau setidaknya tidak setuju. Lha wong kalau kita copy file pakai kabel ke handset Blackberry bisa kok..
Nah, oprek punya oprek ketemu deh solusinya :)
Intinya begini, untuk men-transfer file ke handset Blackberry caranya adalah :
- Lakukan pairing atas 2 device itu terlebih dahulu
- Jika sudah terjadi pairing file siap di transfer
- Lakukan 'Receive File Using Bluetooth' di Blackberry penerima terlebih dahulu sebelum sending file dari device source.
Lebih detil lihat selanjutnya..
Untuk bisa melakukan copy file dari BB dan sebaliknya, yang harus dilakukan pertama kali adalah melakukan 'pairing' dengan device lain sebagai destination pengiriman.
I. Lakukan 'pairing':
1. Aktifkan bluetooth dari device (destination) yang akan menerima file dari BB
2. Dari BB jalankan menu 'Manage Connection'
3. Beri tanda check (v) pada option Bluetooth
4. Jalankan menu ' Set Up Bluetooth'
5. Pilih 'Search for devices from here'
6. Click OK
7. Setelah searching devices, akan tampil device yang sudah aktif bluetooth-nya
8. Pilih device yang Anda pilih untuk destination
9. Di ' Enter numerik passkey ', masukkan angka (misal 123), tekan enter
10. Di BB tertulis 'Waiting for ..........' (dimana .......... adalah nama device bluetooth tujuan)
11. Di device tujuan masukkan passkey yang sama (kalau tadi dimasukkan 123, masukkan juga 123)
12. Kalau proses berhasil maka akan muncul tulisan ' Pairing with .... complete ' (... adalah nama device bluetooth tujuan)
II. Copy file dari device lain ke BB (termasuk dari BB ke BB)
1. Lakukan Pairing seperti cara I
2. Dari BB (destination), masuk ke menu Media
3. Click tombol Menu
4. Pilih Explore
5. Click tombol Menu
6. Pilih 'Receive Using Bluetooth'
7. Di BB (destination) keluar tulisan 'File Transfer - Waiting for connection'
8. Apabila source bukan BB lakukan Send using bluetooth sesuai prosedur di device tersebut
9. Apabila source adalah BB :
- Masuk menu Media
- Click tombol Menu
- Pilih Explore
- Pilih file yang akan dikirim
- Click tombol Menu
- Pilih 'Send using bluetooth'
- Tunggu sampai file terkirim
Penting !!
Perlu dicatat bahwa pengiriman file ke device BB (BB sebagai destination), urutannya BB tujuan harus Receive using bluetooth terlebih dahulu sebelum file ditransfer oleh device source. Jika tidak maka pengiriman akan gagal!
Untuk keamanan aktifkan bluetooth apabila dibutuhkan saja. Apabila sudah tidak dibutuhkan sebaiknya di-disable.
Cara disable bluetooth di BB:
1. Dari BB jalankan menu 'Manage Connection'
2. Hapus / hilangkan tanda check (v) pada option Bluetooth
Sebagai tambahan, supaya unique, Anda bisa mengganti 'device name' bluetooth BB Anda. Caranya:
1. Dari BB jalankan menu 'Manage Connection'
2. Pilih 'Set Up Bluetooth'
3. Tekan tombol Menu
4. Pilih Options
5. Ganti 'Device Name' dengan nama sesuai keinginan Anda
6. Tekan tombol Menu
7. Pilih Save
Selamat mencoba ya.. Semoga bermanfaat..
File Manager di Blackberry Curve
Sebagai pengguna Blackberry Curve, awalnya bingung juga mau meng-explore file-file yang ada di handset, karena memang tidak ada icon menu untuk itu. Lebih bingung lagi kalau ada User di kantor yang nanya ha..ha..
Sudah tanya sama providernya juga diminta instal third party software seperti Rove. Sudah diinstal tapi kok ya sering bikin handset rewel. Apalagi kalau file nya sudah bejibun kayak handset saya yang isi fotonya bisa ratusan ha..ha..
Finally, ada teman yang sudah explore dan 'menemukan' dimana itu file manager di Curve. Saya sharing nih caranya.
1. Pilih menu Media
2. Click tombol menu
3. Pilih Explore
4. Akan terlihat 2 directory utama yaitu Media Card (external memory di BB Anda yaitu MicroSD sebesar 1GB) dan Device memory (di internal memory BB Anda). Pilih yang akan Anda explore
5. Tekan trackball untuk drill down directory, dan tekan tombol back untuk drill up
6. Anda juga bisa melakukan operasi-operasi standar di File Manager seperti Rename, Delete, Move, Copy, New Folder serta melihat Properties dari sebuah file atau directory. Bahkan Anda bisa menjalankan suatu file dari sini.
Caranya :
- Untuk mengganti nama file letakkan posisi cursor di file yang ingin Anda rename. Click tombol menu dan pilih Rename. Ketikkan nama file yang baru lalu Save.
- Untuk Delete letakkan posisi cursor di nama file/directory yang akan dihapus. Tekan tombol DEL. Anda akan mendapat konfirmasi. Pilih Delete jika Anda jadi menghapus file/directory (ket: untuk directory standar tidak bisa dihapus)
- Untuk Move letakkan cursor di nama file yang akan di-move. Click Menu. Pilih Move. Pilih directory tujuan. Click tombol Menu. Pilih Move Here untuk memindahkan file di current directory, atau jika posisi cursor di sebuah folder dan Anda memilih Move Into maka file akan dipindahkan di dalam directory yang ditunjuk
- Untuk Copy letakkan cursor di nama file yang akan di-copy. Click Menu. Pilih Copy. Pilih directory untuk meng-copy. Clik Menu. Pilih Copy Here untuk meletakkan hasil copy di current directory, atau jika posisi cursor di sebuah folder dan Anda memilih Copy Into maka file akan di-copy di dalam directory yang ditunjuk
- Untuk New folder, pindahkan cursor di posisi dimana folder baru ingin Anda buat. Click tombol Menu. Pilih New Folder. Masukkan nama folder baru. Lalu OK.
- Untuk Properties dari suatu file atau folder, letakkan cursor di posisi file/folder yang akan Anda lihat. Click tombol Menu. Pilih properties. Anda bisa melihat propertiesnya sekarang. Andapun bisa meng-hidden suatu file dengan memberikan centang di Hidden. Lalu close.
Sudah tanya sama providernya juga diminta instal third party software seperti Rove. Sudah diinstal tapi kok ya sering bikin handset rewel. Apalagi kalau file nya sudah bejibun kayak handset saya yang isi fotonya bisa ratusan ha..ha..
Finally, ada teman yang sudah explore dan 'menemukan' dimana itu file manager di Curve. Saya sharing nih caranya.
1. Pilih menu Media
2. Click tombol menu
3. Pilih Explore
4. Akan terlihat 2 directory utama yaitu Media Card (external memory di BB Anda yaitu MicroSD sebesar 1GB) dan Device memory (di internal memory BB Anda). Pilih yang akan Anda explore
5. Tekan trackball untuk drill down directory, dan tekan tombol back untuk drill up
6. Anda juga bisa melakukan operasi-operasi standar di File Manager seperti Rename, Delete, Move, Copy, New Folder serta melihat Properties dari sebuah file atau directory. Bahkan Anda bisa menjalankan suatu file dari sini.
Caranya :
- Untuk mengganti nama file letakkan posisi cursor di file yang ingin Anda rename. Click tombol menu dan pilih Rename. Ketikkan nama file yang baru lalu Save.
- Untuk Delete letakkan posisi cursor di nama file/directory yang akan dihapus. Tekan tombol DEL. Anda akan mendapat konfirmasi. Pilih Delete jika Anda jadi menghapus file/directory (ket: untuk directory standar tidak bisa dihapus)
- Untuk Move letakkan cursor di nama file yang akan di-move. Click Menu. Pilih Move. Pilih directory tujuan. Click tombol Menu. Pilih Move Here untuk memindahkan file di current directory, atau jika posisi cursor di sebuah folder dan Anda memilih Move Into maka file akan dipindahkan di dalam directory yang ditunjuk
- Untuk Copy letakkan cursor di nama file yang akan di-copy. Click Menu. Pilih Copy. Pilih directory untuk meng-copy. Clik Menu. Pilih Copy Here untuk meletakkan hasil copy di current directory, atau jika posisi cursor di sebuah folder dan Anda memilih Copy Into maka file akan di-copy di dalam directory yang ditunjuk
- Untuk New folder, pindahkan cursor di posisi dimana folder baru ingin Anda buat. Click tombol Menu. Pilih New Folder. Masukkan nama folder baru. Lalu OK.
- Untuk Properties dari suatu file atau folder, letakkan cursor di posisi file/folder yang akan Anda lihat. Click tombol Menu. Pilih properties. Anda bisa melihat propertiesnya sekarang. Andapun bisa meng-hidden suatu file dengan memberikan centang di Hidden. Lalu close.
Rabu, Juli 23, 2008
Memotong Tulisan Dengan "More" Di Blogger
Ini sekedar pengalaman memotong tulisan di blog biar gak puanjang kayak kereta api ha..ha...
Awalnya di blog saya satu posting bisa menuhin halaman.. Nah biar gak nyusahin pembaca dipotonglah artikelnya.. Kalau mau baca lanjutannya tinggal click "More atau Selengkapnya" aja :)
Semula saya tanya ke mas Ipul, ipulanwar.blogspot.com. Beliau ini referensi saya kalau untuk urusan beginian.. Ternyata mas Ipul belum punya tulisan soal ini dan kasih link di site lain yang membahas ini.. Thanks ya mas Ipul...
Setelah otak atik.. ternyata gak gampang juga..
sampai akhirnya menemukan blognya Kang Rohman http://kolom-tutorial.blogspot.com/2008/01/trik-mudah-membuat-more.html.
Alhamdulillah berhasil... Caranya di bawah ya....
Lagi-lagi soal membuat fasilitas Read more.. atau Selengkapnya.. pada template baru (XML), topik ini rupanya yang paling banyak di baca dan di minati oleh para blogger baru. Hal ini terlihat dari banyaknya komentar yang masuk pada artikel tersebut, ada yang girang karena sudah merasa berhasil dan ada juga yang sedikit kecewa karena masih menemui kegagalan. Dengan masih adanya kegagalan-kegagalan tersebut, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa metode yang saya sampaikan ternyata masih kurang untuk di pahami. Dari itu tentu harus di pikirkan cara yang tepat dalam penyampaian suatu panduan. Beberapa waktu yang lalu ada sebuah komentar yang masuk pada salah satu artikel saya (artikel yang mana saya lupa dan sedikit malas untuk membuka dokumen komentar) bahwa metoda penyampaian tersebut sangatlah mudah untuk di pahami, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba metoda tersebut pada artikel membuat fungsi Read more.. atau Selengkapnya...
Saran saya, ketika anda melakukan Editting pada kode template, sebaiknya jangan memakai browser Internet Explorer terutama Internet Explorer 6, pakailah browser lain semisal FireFox ataupun Opera. Bagi yang belum mempunyai browser FireFox bisa mendownloadnya secara gratis di sini! dan untuk Opera bisa mendownloadnya di sini! Kenapa jangan memakai Internet Explorer? ini merupakan pengalaman pribadi saya ketika melakukan editting sering menemukan pesan error ketika memakai IE, dan apabila memakai browser lain pesan Error tersebut tidak muncul (proses edtting sukses), dan saya pernah membaca di blogger forum banyak yang melaporkan isu ini dan pihak blogger sendiri menyarankan untuk sementara memakai browser lain selain IE (maaf lupa catat alamat link nya).
Bagi yang belum sukses membuat fungsi read more..., coba ikuti langkah berikut ini :
Langkah #1
Sign in di blogger dengan id anda.
Klik Pengaturan
Klik Format
Pada layar paling bawah, ada text area kosong disamping tulisan Template Posting, isi tesxt area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :
Klik tombol Simpan Pengaturan
Pemasangan kode ini di maksudkan agar pada saat posting artikel, kode tersebut langsung muncul tanpa harus menuliskan terlebih dahulu, jadi membantu kita agar tidak harus selalu mengingat kode tersebut.
Langkah #2
Klik menu Dasboard
Klik menu Layout
Klik menu Edit HTML
Klik tulisan Download Template Selengkapnya.
Silahkan save dulu template tersebut, ini di maksudkan untuk mengurangi resiko apabila terjadi kesalahan ketika melakukan editting pada template, kita masih punya back up data untuk mengembalikannya seperti semula
Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Template Widget
Tunggu beberapa saat ketika proses sedang berlangsung
Silahkan anda cari kode berikut pada kode template milik anda :
Hapus kode diatas, lalu ganti dengan kode di bawah ini (klik pada tombol untuk menandai):
Klik tombol Simpan Template
Selesai.
Cara Posting Artikel
Klik menu Posting
Klik menu Edit HTML, maka secara otomatis tampak kode yang telah kita setting tadi, yakni :
Tuliskan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :
Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :
Ini cuma sharing pengalaman saya tentang bagaimana biar yang ditampilkan oleh blog di awal hanya potongannya aja.. Jadi nggak panjang seperti kereta api ha..ha..
Awalnya saya cari referensi langganan saya yaitu mas Ipul di ipulanwar.blogspot.com. Kebetulan mas Ipul gak punya tulisan soal itu, tapi kasih referensi link lain.
Setelah coba kanan kiri ternyata gak mudah juga ya.. AKhirnya dari browsing-brosing banyak juga yang menyajikan materi itu.. dan.. salah satunya berhasil :)
Ini yang berhasil.. Tulisan di blog Kang Rohman http://kolom-tutorial.blogspot.com/2008/01/trik-mudah-membuat-more.html
Saya sertakan di sini ya.. Siapa tahu bermanfaat bagi pembaca dan blogger lain :)
Klik tombol bertuliskan MEMPUBLIKASIKAN POSTING
Klik tulisan Lihat Blog(di jendela baru) untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas
Mudah-mudahan dengan adanya postingan ini tidak ada lagi yang mengalami kegagalan dalam membuat menu Read more...
Bagi anda yang mengikuti tutorial ini dan mengalami kegagalan, jangan panik ketika blog anda menjadi amburadul (katanya begitu dalam komentar), upload kembali backup templatenya dan nanti akan kembali ke keadaan semula sebelum di edit.
Selamat mencoba !
Awalnya di blog saya satu posting bisa menuhin halaman.. Nah biar gak nyusahin pembaca dipotonglah artikelnya.. Kalau mau baca lanjutannya tinggal click "More atau Selengkapnya" aja :)
Semula saya tanya ke mas Ipul, ipulanwar.blogspot.com. Beliau ini referensi saya kalau untuk urusan beginian.. Ternyata mas Ipul belum punya tulisan soal ini dan kasih link di site lain yang membahas ini.. Thanks ya mas Ipul...
Setelah otak atik.. ternyata gak gampang juga..
sampai akhirnya menemukan blognya Kang Rohman http://kolom-tutorial.blogspot.com/2008/01/trik-mudah-membuat-more.html.
Alhamdulillah berhasil... Caranya di bawah ya....
Lagi-lagi soal membuat fasilitas Read more.. atau Selengkapnya.. pada template baru (XML), topik ini rupanya yang paling banyak di baca dan di minati oleh para blogger baru. Hal ini terlihat dari banyaknya komentar yang masuk pada artikel tersebut, ada yang girang karena sudah merasa berhasil dan ada juga yang sedikit kecewa karena masih menemui kegagalan. Dengan masih adanya kegagalan-kegagalan tersebut, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa metode yang saya sampaikan ternyata masih kurang untuk di pahami. Dari itu tentu harus di pikirkan cara yang tepat dalam penyampaian suatu panduan. Beberapa waktu yang lalu ada sebuah komentar yang masuk pada salah satu artikel saya (artikel yang mana saya lupa dan sedikit malas untuk membuka dokumen komentar) bahwa metoda penyampaian tersebut sangatlah mudah untuk di pahami, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba metoda tersebut pada artikel membuat fungsi Read more.. atau Selengkapnya...
Saran saya, ketika anda melakukan Editting pada kode template, sebaiknya jangan memakai browser Internet Explorer terutama Internet Explorer 6, pakailah browser lain semisal FireFox ataupun Opera. Bagi yang belum mempunyai browser FireFox bisa mendownloadnya secara gratis di sini! dan untuk Opera bisa mendownloadnya di sini! Kenapa jangan memakai Internet Explorer? ini merupakan pengalaman pribadi saya ketika melakukan editting sering menemukan pesan error ketika memakai IE, dan apabila memakai browser lain pesan Error tersebut tidak muncul (proses edtting sukses), dan saya pernah membaca di blogger forum banyak yang melaporkan isu ini dan pihak blogger sendiri menyarankan untuk sementara memakai browser lain selain IE (maaf lupa catat alamat link nya).
Bagi yang belum sukses membuat fungsi read more..., coba ikuti langkah berikut ini :
Langkah #1
Sign in di blogger dengan id anda.
Klik Pengaturan
Klik Format
Pada layar paling bawah, ada text area kosong disamping tulisan Template Posting, isi tesxt area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :
Klik tombol Simpan Pengaturan
Pemasangan kode ini di maksudkan agar pada saat posting artikel, kode tersebut langsung muncul tanpa harus menuliskan terlebih dahulu, jadi membantu kita agar tidak harus selalu mengingat kode tersebut.
Langkah #2
Klik menu Dasboard
Klik menu Layout
Klik menu Edit HTML
Klik tulisan Download Template Selengkapnya.
Silahkan save dulu template tersebut, ini di maksudkan untuk mengurangi resiko apabila terjadi kesalahan ketika melakukan editting pada template, kita masih punya back up data untuk mengembalikannya seperti semula
Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Template Widget
Tunggu beberapa saat ketika proses sedang berlangsung
Silahkan anda cari kode berikut pada kode template milik anda :
Hapus kode diatas, lalu ganti dengan kode di bawah ini (klik pada tombol untuk menandai):
Klik tombol Simpan Template
Selesai.
Cara Posting Artikel
Klik menu Posting
Klik menu Edit HTML, maka secara otomatis tampak kode yang telah kita setting tadi, yakni :
Tuliskan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :
Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :
Ini cuma sharing pengalaman saya tentang bagaimana biar yang ditampilkan oleh blog di awal hanya potongannya aja.. Jadi nggak panjang seperti kereta api ha..ha..
Awalnya saya cari referensi langganan saya yaitu mas Ipul di ipulanwar.blogspot.com. Kebetulan mas Ipul gak punya tulisan soal itu, tapi kasih referensi link lain.
Setelah coba kanan kiri ternyata gak mudah juga ya.. AKhirnya dari browsing-brosing banyak juga yang menyajikan materi itu.. dan.. salah satunya berhasil :)
Ini yang berhasil.. Tulisan di blog Kang Rohman http://kolom-tutorial.blogspot.com/2008/01/trik-mudah-membuat-more.html
Saya sertakan di sini ya.. Siapa tahu bermanfaat bagi pembaca dan blogger lain :)
Klik tombol bertuliskan MEMPUBLIKASIKAN POSTING
Klik tulisan Lihat Blog(di jendela baru) untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas
Mudah-mudahan dengan adanya postingan ini tidak ada lagi yang mengalami kegagalan dalam membuat menu Read more...
Bagi anda yang mengikuti tutorial ini dan mengalami kegagalan, jangan panik ketika blog anda menjadi amburadul (katanya begitu dalam komentar), upload kembali backup templatenya dan nanti akan kembali ke keadaan semula sebelum di edit.
Selamat mencoba !
Jumat, Juni 27, 2008
Blackberry - Communication Device Bagi Anda Yang Mobile
Kalau biasanya saya cuma posting-posting hal-hal yang gak IT banget.. Kali ini saya ingin menulis soal dunia saya sehari-hari yaitu IT.Kebetulan beberapa bulan terakhir saya disibukkan urusan proyek email. Bukan hanya soal per-email-an saja, namun juga termasuk 'kelengkapan' aksesnya yang sifatnya mobile yaitu Blackberry. Jadi masih anget nih :)
Blackberry.. memang nama yang tidak semua orang pernah mendengarnya. Kalau Blueberry orang lebih tahu kali he..he.. Oke Blackberry adalah sebuah brand mobile device yang diproduksi oleh RIM (Research In Motion) sebuah Perusahaan di Canada. Sebagaimana handphone tentu saja alat ini bisa digunakan untuk komunikasi baik telepon, SMS ataupun MMS. Namun, tidak sekedar sebagai alat komunikasi telepon, Blackberry menyajikan lebih dari itu.
Alat ini memberikan kemudahan bagi orang-orang yang 'mobile' untuk bisa setiap saat akses email dengan teknologi yang 'real push email'nya.
Kenapa saya bilang real? Karena banyak sekali yang menyebut teknologinya push email, namun sebetulnya hanya pull email yang di-set otomatic setiap waktu tertentu melakukan synchronize dengan server. Dengan Blackberry, yang dipakai benar-benar push email, artinya handset benar-benar hanya menunggu, sedangkan yang 'aktif' melakukan checking untuk synchronize dengan server adalah Blackberry server. Apabila ada email baru langsung dikirim ke handset melalui jalur GPRS. Nah karena hal ini maka baterai relatif lebih awet sekalipun Anda menerima banyak email karena proses synchronizing dilakukan oleh server Blackberry dan GPRS yang terpakai tidak akan banyak. Bandingkan jika setiap beberapa detik handset Anda mengirim 'paket' kecil untuk check apakah ada email baru. Wah pasti lebih banyak lagi butuh 'GPRS' untuk proses itu. Apabila Anda memakai Blackberry, Anda tidak perlu khawatir tentang pemakaian GPRS ini sekalipun email Anda banyak. Kenapa?? Nanti saya jelasin di bawah ya :).
Untuk email, memang Blackberry ini jagoannya. Karena secara mendasar, OS nya sudah disiapkan untuk itu, sehingga biarpun Anda punya banyak email, sampai ribuan misalnya (apalagi kalau Anda milis maniak he..he..) handsetnya tetap stabil.
Lagipula alat ini bisa menampung tidak hanya satu, dua atau tiga account email.. Bahkan 10 account bisa sekaligus ditampung di sini. Banyak kan?
Di handset Blackberry ini juga sudah tersedia browser. Jadi kalau perlu browsing tidak perlu cari komputer. Tidak perlu dial modem. Tinggal masukkan saja URL yang Anda butuhkan he..he..
Chatting??? Wuah silakan pilih.. Mau YM, Google Talk sampai Blackberry Messanger ada di sini.
Pokoknya simple word, kalau Anda tergantung internet, alat ini adalah alat yang Anda butuhkan.
Beli Blackberry dimana ya?? Memang untuk membeli device ini tidak sembarang toko yang jual handphone ada. Kalaupun adapun biasanya gak ada garansinya. Paling banter cuma garansi toko. Itupun cuma sebulan.
Kalau mau garansi 1 tahun beli di provider yang memberikan layanan Blackberry nya saja. Di Indonesia ada 3 pemain yaitu XL, Telkomsel dan Indosat. Selain pembelian tunai, mereka menyediakan pembelian dengan cicilan juga. Lumayan kan bisa enteng bayarnya??
Paket langganan Blackberrynya juga dibayar bulanan. Lumayanlah.. Misal yang saya tahu Indosat untuk type BIS (personal) langganan per bulannya Rp. 140.000, ditambah minimal langganan paket data sebesar Rp. 50.000. Dengan Rp. 190.000 per bulan Anda sudah mendapatkan akses internet unlimited. Juga email yang 'real time' dan semuanya unlimited, tidak perlu takut dengan pemakaian GPRS. Juga chatting 24 jam :)
Model handsetnya? Jangan khawatir. Kalau dulu modelnya kurang stylist karena ukurannya yang gedhe, maka saat ini modelnya sudah cukup tipis dan gaya. Nih fotonya :
Foto di atas itu model 8310. Ada GPS nya lho. Karena ada GPSnya maka Anda bisa menggunakannya untuk mengetahui posisi Anda maupun petanya. Harga Handsetnya sekitar 6jt-an (btw sekarang harganya sudah lebih murah kok.. sudah 5.5 an, kalau yg dijual bebas malah tidak sampai 5 jt)
Model ini adalah keluarga Curve. Kalau masih menurut Anda masih terlalu lebar ada lagi Pearl yang lebih ramping.
Kamis, Februari 21, 2008
Manajemen Risiko

Saya sedikit mau sharing tentang ilmu baru yaitu Manajemen Risiko. Ilmu ini terhitung baru saja populer khususnya di Indonesia. Di beberapa perusahaan sudah diwajibkan menerapkan hal ini.
Sebetulnya sih secara 'alami' kita sudah menerapkan hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saat kita mau bepergian, mau lewat jalan A sudah kita hitung risikonya misalnya macetnya, lamanya, medannya seperti apa dll. Demikian juga kalau lewat jalan B, C dan D. Akhirnya kita memutuskan mengambil jalan yang mana yang risikonya kecil.
Keuntungan dari Manajemen Risiko ini adalah kita sudah memperhitungkan sejak awal risiko-risiko yang akan timbul dari suatu tindakan yang akan kita ambil. Dengan memetakan risiko kita lebih siap apabila risiko yang sudah dipetakan terjadi, bukannya kaget terus bingung apa yang mesti dilakukan.
Contoh sederhananya saat kita akan pergi dari Surabaya ke kota Malang melewati Porong. Kebetulan ada demo warga korban Lapindo. Nah jalan mana yang akan ditempuh? Kalau lewat jalan utama artinya harus ketemu pendemo. Apa risikonya? Mungkin macet. Seberapa parah? Bisa merayap tapi lancar, bisa juga nggak bisa bergerak sama sekali.
Kalau lewat jalan alternatif gimana? Yang jelas lebih jauh, berarti bahan bakar butuh lebih banyak. Ada kemungkinan macet juga karena semua kendaraan ambil jalur itu. Ada kemungkinan kesasar juga karena belum tahu jalan.
Nah akhirnya kita pertimbangkan apa jadi apa nggak ya ke Malangnya.. Kalau memang bisa ditunda atau tidak penting ya gak jadi aja. Kalau penting dan harus, nah.. kudu menyiapkan segala sesuatunya misal bahan bakarnya cukup (termasuk duit nya ya :)), kalau mengajak anak-anak perbekalannya harus lengkap, soalnya di jalannya makan waktu lama, mungkin perlu bawa bantal dll, tanya-tanya orang yang tahu jalur di sana, dengerin info dari radio dan masih banyak lagi. Jangan sampai misalnya kita sudah ambil jalan alternatif, eh ternyata macet juga dan kita belum siap antisipasi bagaimana.
Yah kira-kira ilmunya seperti itu secara sederhana. Kalau teorinya begini, pertama kita petakan risiko-risiko yang akan timbul sehubungan dengan tindakan yang akan kita lakukan. Kalau Anda menerapkan ilmu ini di bisnis akan sangat bermanfaat. Misal jika kita mau buka toko pakaian di suatu tempat, dianalisa risikonya, misal di tempat itu banyak pesaing, harga yang kita patok sama atau lebih mahal dari sekitarnya, daerahnya kurang aman dll. Dari risiko itu dibuat analisa kemungkinan terjadinya seberapa sering lalu kita beri angka. Misal sering sekali (5), sering (4), menengah (3), jarang (2), jarang sekali / tidak mungkin terjadi (1). Lalu kita petakan dampak yang akan terjadi apabila risiko itu timbul dan kita beri angka. Ekstrim (+/- 4), Tinggi (+/- 3), Sedang (+/- 2), Rendah (+/- 1). Oh iya risiko itu dampaknya bisa diberi nilai positif atau negatif. Negatif apabila dampaknya sesuatu yang merusak atau merugikan, sedangkan positif apabila itu berupa 'opportunity loss' atau kehilangan kesempatan.
Bagaimana memberi nilainya?? Itu tergantung risk appetite atau sensitifitas Anda masing-masing. Beri saja nilai sesuai justifikasi Anda.
Kemudian kita lakukan level dari risiko dengan mengalikan kemungkinan dan dampak yang akan ditimbulkan. Dari angka yang diperoleh kita bisa membuat prioritas. Dengan melakukan prioritasisasi ini membuat kita lebih fokus untuk menyelesaikan yang lebih urgent terlebih dahulu. Jangan sampai tenaga & pikiran kita terkuras ke banyak hal, padahal hal tersebut bisa ditunda dan sebetulnya tidak prioritas untuk dikerjakan atau ditindaklanjuti.
Tentukan juga strategi yang akan diambil dalam menghadapi risiko tersebut. Ada 4 opsi yaitu accept (menerima saja risiko tersebut), avoid (diabaikan saja), mitigate (mengurangi kemungkinan terjadi atau mengurangi dampaknya apabila terjadi), transfer (mentransfer risiko ke pihak lain).
Setelah itu siapa yang akan menindaklanjuti dan kapan. Ini perlu supaya apa yang sudah dipetakan tadi tidak hanya jadi peta di kertas :).
Harus ada action dan target waktu! Nah selesai deh.. Tinggal mewujudkan apa yang sudah jadi komitmen di kertas tadi agar sesuai dengan target waktu dan action plan yang sudah ditentukan.
Apakah ini akan jadi dokumen yang statis?? Tentu saja tidak. Perlu periodik review karena setiap waktu sesuai dengan langkah yang diambil maka peta risikonya tentu saja sudah berubah.. Selamat memetakan risiko :)
Sebetulnya sih secara 'alami' kita sudah menerapkan hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saat kita mau bepergian, mau lewat jalan A sudah kita hitung risikonya misalnya macetnya, lamanya, medannya seperti apa dll. Demikian juga kalau lewat jalan B, C dan D. Akhirnya kita memutuskan mengambil jalan yang mana yang risikonya kecil.
Keuntungan dari Manajemen Risiko ini adalah kita sudah memperhitungkan sejak awal risiko-risiko yang akan timbul dari suatu tindakan yang akan kita ambil. Dengan memetakan risiko kita lebih siap apabila risiko yang sudah dipetakan terjadi, bukannya kaget terus bingung apa yang mesti dilakukan.
Contoh sederhananya saat kita akan pergi dari Surabaya ke kota Malang melewati Porong. Kebetulan ada demo warga korban Lapindo. Nah jalan mana yang akan ditempuh? Kalau lewat jalan utama artinya harus ketemu pendemo. Apa risikonya? Mungkin macet. Seberapa parah? Bisa merayap tapi lancar, bisa juga nggak bisa bergerak sama sekali.
Kalau lewat jalan alternatif gimana? Yang jelas lebih jauh, berarti bahan bakar butuh lebih banyak. Ada kemungkinan macet juga karena semua kendaraan ambil jalur itu. Ada kemungkinan kesasar juga karena belum tahu jalan.
Nah akhirnya kita pertimbangkan apa jadi apa nggak ya ke Malangnya.. Kalau memang bisa ditunda atau tidak penting ya gak jadi aja. Kalau penting dan harus, nah.. kudu menyiapkan segala sesuatunya misal bahan bakarnya cukup (termasuk duit nya ya :)), kalau mengajak anak-anak perbekalannya harus lengkap, soalnya di jalannya makan waktu lama, mungkin perlu bawa bantal dll, tanya-tanya orang yang tahu jalur di sana, dengerin info dari radio dan masih banyak lagi. Jangan sampai misalnya kita sudah ambil jalan alternatif, eh ternyata macet juga dan kita belum siap antisipasi bagaimana.
Yah kira-kira ilmunya seperti itu secara sederhana. Kalau teorinya begini, pertama kita petakan risiko-risiko yang akan timbul sehubungan dengan tindakan yang akan kita lakukan. Kalau Anda menerapkan ilmu ini di bisnis akan sangat bermanfaat. Misal jika kita mau buka toko pakaian di suatu tempat, dianalisa risikonya, misal di tempat itu banyak pesaing, harga yang kita patok sama atau lebih mahal dari sekitarnya, daerahnya kurang aman dll. Dari risiko itu dibuat analisa kemungkinan terjadinya seberapa sering lalu kita beri angka. Misal sering sekali (5), sering (4), menengah (3), jarang (2), jarang sekali / tidak mungkin terjadi (1). Lalu kita petakan dampak yang akan terjadi apabila risiko itu timbul dan kita beri angka. Ekstrim (+/- 4), Tinggi (+/- 3), Sedang (+/- 2), Rendah (+/- 1). Oh iya risiko itu dampaknya bisa diberi nilai positif atau negatif. Negatif apabila dampaknya sesuatu yang merusak atau merugikan, sedangkan positif apabila itu berupa 'opportunity loss' atau kehilangan kesempatan.
Bagaimana memberi nilainya?? Itu tergantung risk appetite atau sensitifitas Anda masing-masing. Beri saja nilai sesuai justifikasi Anda.
Kemudian kita lakukan level dari risiko dengan mengalikan kemungkinan dan dampak yang akan ditimbulkan. Dari angka yang diperoleh kita bisa membuat prioritas. Dengan melakukan prioritasisasi ini membuat kita lebih fokus untuk menyelesaikan yang lebih urgent terlebih dahulu. Jangan sampai tenaga & pikiran kita terkuras ke banyak hal, padahal hal tersebut bisa ditunda dan sebetulnya tidak prioritas untuk dikerjakan atau ditindaklanjuti.
Tentukan juga strategi yang akan diambil dalam menghadapi risiko tersebut. Ada 4 opsi yaitu accept (menerima saja risiko tersebut), avoid (diabaikan saja), mitigate (mengurangi kemungkinan terjadi atau mengurangi dampaknya apabila terjadi), transfer (mentransfer risiko ke pihak lain).
Setelah itu siapa yang akan menindaklanjuti dan kapan. Ini perlu supaya apa yang sudah dipetakan tadi tidak hanya jadi peta di kertas :).
Harus ada action dan target waktu! Nah selesai deh.. Tinggal mewujudkan apa yang sudah jadi komitmen di kertas tadi agar sesuai dengan target waktu dan action plan yang sudah ditentukan.
Apakah ini akan jadi dokumen yang statis?? Tentu saja tidak. Perlu periodik review karena setiap waktu sesuai dengan langkah yang diambil maka peta risikonya tentu saja sudah berubah.. Selamat memetakan risiko :)
Langganan:
Postingan (Atom)